Kamis, 07 Maret 2013

Sepucuk Surat dari Ibu dan Ayah

mimin setiap lihat video ini.. di youtube... mimin kasih cuplikan kata-katanya... mudaha-mudahan semuanya suka yaaa ;)


..anakku,ketika aku semakin tua, aku berharap kamu memahai dan memiliki kesabaran untuk ku. suatu ketika aku memecahkan piring,atau menumpahkan sup di atas meja,karena penglihatanku berkurang, aku harap kamu tidak memarahiku. Orang tua itu sensitif ...selalu merasa bersalah saat kamu berteriak, ketika pendengaranku semakin memburuk dan aku tidak bisa mendegar apa yg kamu katakan,aku harap kamu tidak memanggilku "TULi!", Mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya.  Maaf, Anak ku.  ...aku semakin Tua.  ketika lututku mulai lemah, aku berharap kamu memiliki kesabaran untuk memilikiki kesabaran untuk membantu ku bangun.  Seperti bagaimana aku selalu membantu kamu saat kamu masih kecil,untuk belajar berjalan.  Aku mohon, jangan bosan dengan ku.  ketika aku terus megulangi apa yang ku katakan, seperti kaset rusak.  Aku harap kamu terus mendengarkan aku.  Tolong jangan mengejekku, atau bosan mendengarkanku.  apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil dan kamu ingin sebuah balon ?. kamu mengulangi apa yang kamu mau berulang-ulang sampai kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan.  ... Maafkan juga bau ku.  Tercium seperti orang yang sudah tua.  Aku mohon jangan memaksaku untuk mandi, Tubuhku lemah... Orang tua mudah sakit karena mereka rentan terhadap dingin.  aku harap, aku tidak terlihat kotor bagi mu...,  Apakah kamu ingat, ketika kamu masih kecil?. Aku selalu mengejar-ngejar kamu...
karna kamu tidak ingin mandi.  Aku harap kamu bisa bersabar dengan ku,  ketika aku selalu rewel.  Aku harap kamu bisa bersabar dengan ku, ketika aku suka rewel. Ini semua bagian dari menjadi tua,.. kamu akan mengerti ketika kamu Tua, Dan jika kamu memiliki waktu luang, aku harapnkita bisa berbicara, bahkan untuk beberapa menit. aku selalu sendiri sepanjang waktu. dan tidak memiliki seseorang pun untuk di ajak bicara,  Aku tahu kamu sibuk dengan pekerjaan, Bahkan jika kamu tidak tertarik pada cerita ku, Aku mohon berikan aku waktu bersama mu. Apakah kamu ingat, ketika kamu masih kecil? aku selalu mendengarkan apapun yang kamu ceritakan tentang mainan mu. Ketika Saatnya tiba... dan aku hanya bisa terbaring, sakit dan sakit, Aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku.
MAAF
kalu aku sengaja mengompol dan membuat berantakan. Aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku. selama beberapa saat terakhir dalam hidupku.Aku mungkin, tidak akan bertahan lebih lama,.. Ketika waktu kematian ku datang, . aku harap kamu memegang tangan ku dan memberikan ku kekuatan untuk menghadai kematian. Dan jangan khawatir... Ketika aku bertemu dengan Sang Pencipta.. aku akan berbisik padaNya... untuk selalu memberikan BERKAH pada mu. Karena kamu mencintai Ibu dan Ayah mu... Terima kasih atas segala perhatianmu, Kami Mencintai MU,dengan kasih yang berlimpah, IBU dan AYAH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar